Menindaklanjuti Surat Edaran Dinas Kesehatan Kota Denpasar Nomor 400.7.13/2820/Dikes terkait Pelaksanaan Pengukuran Serentak Pencegahan Stunting di Kota Denpasar yang dilaksanakan secara serentak pada minggu pertama sampai dengan kedua bulan Nopember 2025, maka Pemerintah Desa Tegal Harum melaksanakan kegiatan posyandu di masing-masing dusun se-Desa Tegal Harum pada Jumat (07/11/2025). Pelaksanaan posyandu ini melibatkan seluruh kader posyandu dan petugas kesehatan dari Puskesmas I Denpasar Barat. Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Desa Tegal Harum, Ni Luh Gede Ernawati, S.Kom., turut hadir untuk meninjau pelaksanaan posyandu didampingi oleh kasi kesejahteraan beserta Staf Desa Tegal Harum.
Ni Luh Gede Ernawati menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu terlaksananya kegiatan posyandu di Desa Tegal Harum sekaligus menyukseskan kegiatan pengukuran serentak dan pencegahan stunting pada ibu hamil dan balita di Kota Denpasar. “Terima kasih saya ucapkan kepada pihak-pihak yang telah membantu terlaksananya kegiatan posyandu di Desa Tegal Harum sekaligus menyukseskan kegiatan pengukuran serentak pencegahan stunting pada ibu hamil dan balita di Kota Denpasar. Dengan keterlibatan aktif dari masyarakat untuk mengikuti posyandu, kita dapat memantau tumbuh kembang balita dan memastikan ibu hamil dalam kondisi sehat. Saya juga mengingatkan soal deteksi dini stunting pada balita agar bisa segera diintervensi, demi terciptanya generasi yang sehat dan cerdas,” ucapnya.
Sama seperti biasanya, layanan posyandu yang diberikan mencakup penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan bagi balita, pemeriksaan ibu hamil, serta pengecekan tekanan darah, gula darah, asam urat, maupun kolesterol bagi lansia. Kegiatan posyandu juga diisi dengan penyuluhan terkait program Keluarga Berencana (KB), pencegahan dan pengendalian Demam Berdarah Dengue (DBD), serta tata cara penggunaan buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA).
Kegiatan posyandu di Desa Tegal Harum merupakan upaya konkret pemerintah desa dalam meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup masyarakat. Dengan dukungan dari semua pihak, kegiatan ini menjadi sarana penting dalam memberikan layanan kesehatan secara menyeluruh demi terciptanya keluarga yang sehat dan sejahtera.